CATATAN PERJALANAN 4 PROVINSI INDONESIA NON STOP PART 2 (LABUAN BAJO - DENPASAR)
Minggu 28 Januari 2018.
Penerbangan selanjutnya menuju ke Denpasar Bali.
Seperti yang kita tau, karena perjalanan gw bacpacker, di sana pun gada sesuatu yang gw siapin sebelumnya. Mau hotel, transportasi atau apapun semua serba mendadak kita pikirin disana.
Minggu pagi setelah semalaman terjaga gabisa tidur gara-gara hujan badai petir di boatel, gw dengan mata masih merem melek udah jalan ke bandara buat cek-in. Hari itu gw terbang dengan GA7027 Jam 4 sore dengan waktu tempuh lebih kurang dua jam.
Pesawat yg gw naikin jenis ATR 72-600, atr ini pesawatnya asik dan alus waktu take off maupun landing, kurangnya ya itu gada tv dan akses ife, tapi overall seru banget pengalaman perjalanan dr labuan bajo ke denpasar.
Sesampainya di desnpasar gw cari hotel terdekat dengan bandara n pusat wisata, minimal daerah denpasar. Akhirnya pilihan jatuh disebuat hotel yg cukup masuk ke dalem sebuah gang dikawasan denpasar.
ATR 72-600
Pemesanan kita lakukan langsung dihotel sekalian reservasi, sebelum menuju ke hotel kita jalan lewat pintu belakang bandara tepatnya dekat parkir motor. disana kita ketemu ama rental motor, dan menurut gw trusted dengan harga yang lumayan juga.
Perjalanan ke hotel lebih kurang 30 menit dengan traffic yang lumayan sepi juga, sesampainya dihotel kita langsung pesen kamar dan dapet kunci. Naik le atas sekita 4 lantai hotel cukup gelap dan tidak ada lift disana. emang hotel budget juga jadi seadanya. tapi alhamdulillah lumayan dah...
Lokasi hotel menghadap ketimur, gw liat dibawah banyak aktifitas warga kampung disana. bau bunga sesaji khas bali menyeruak masuk kamar. dan kurang ventilasi menurut gw nih hotel...
setiap sholat si harry selalu ke musola deket hotel, kalo gw sholat di hotel aja males mo keluar. hari pertama kita ga kemana mana karena sampe bali udah malem dan lumayan cape. akhirnya kita putusin buat jalan besok.
Keesokan paginya...
Kita putusin keluar pagi banget abis subuh menuju ke monkey forest, ubud.
Perjalanan ditempuh dengan waktu 1.17 JAM
Karena kita ga hapal jam buka dan tutupnya akhirnya nyampe sana kepagian jadi kita gabisa masuk, bahkan petugas jaga juga masih bersiap siap, karena kita mikir kalo nunggu lama disana bakalan sayang waktu terbuang sia-sia.berikut nih foto-foto didepan Monkey Forest.
udah sama belom ama doi haha......
Akhirnya kita putusin buat balik lagi ke daerah denpasar, dengan tujuan gaterlalu jauh dari hotel dan cari tempat wisata terdekat disana. Sepanjang perjalanan dari ubud - denpasar (kute) sekeliling banyak pemandangan indah. swah terhampar luas dimana mana. jadi inget kampung...
Karena hari udah siang dan waktunya makan akhirnya kita putusin buat makan dulu, dan gue inget banget ada beberapa akun vlogger yang cukup bikin gue ngiler yakni nasi pedas bu andika, makanan khas bali dengan rasa yang pedas.
sebenernya di warung bu andika ga cuman makanan khas bali aja, banyak juga makanan diluar bali. lebih ke konsep warteg tapi keren gitu haha... harga makanannya pun juga bersahabat.
Nasi pedas satu ini begitu tersohor, hingga umumnya menjadi daftar kuliner wajib dijajal bagi para wisatawan khususnya yang baru pertama berkunjung ke Bali. Nasi Pedas Ibu Andika, warung nasi campur yang menjual kuliner khas Indonesia khususnya Bali.
Di warung nasi ini pengunjung akan mendapati berjejer lauk pauk khas Indonesia yang menggoda selera. Misalnya ayam suir, ayam goreng, ikan goreng garing, lawar (sayuran khas Bali), sayur singkong, sayur labu, dan lainnya. Salah satu menu yang paling banyak diincar di Nasi Pedas Ibu Andika adalah kulit ayam yang digoreng garing. Jika Anda mendapat kulit ayam tersebut, Anda termasuk pengunjung yang beruntung. Sebab lauk tersebut sangat cepat habis. Secara keseluruhan makanan yang dijual di warung Nasi Pedas Ibu Andika adalah jenis makanan rumahan dan akrab di lidah orang Indonesia. Untuk rasa sebenarnya tak ada yang istimewa dari lauk pauk Nasi Pedas Ibu Andika.
Namun yang membuat Nasi Pedas Ibu Andika ini sangat terkenal adalah sambalnya yang super pedas. Sambal di warung Ibu Andika ini memiliki level kepedasan yang luar biasa. KompasTravel beberapa kali makan di Nasi Pedas Ibu Andika. Selama bertahun-tahun, level kepedasannya sama sekali tak berubah. Pedas di lidah dan awet di tenggorokan. Ini ah alasan mengapa Anda akan mendapati mayoritas konsumen Nasi Pedas Ibu Andika adalah wisatawan domestik ketimbang asing. Sebab level pedasnya sulit untuk diterima oleh orang asing. Bagi Anda yang tak suka pedas Anda dapat meminta tak menggunakan sambal sama sekali kepada petugas pengambil lauk. Hal unik ketika Anda makan di Nasi Pedas Ibu Andika adalah kartu harga yang diselipkan di alas piring rotan. Setelah petugas mengambilkan lauk yang Anda tunjuk, maka ia akan langsung menghitung harga makanan yang Anda pilih.
Hanya, ia tak akan menyebutkan kepada Anda berapa harga makanan yang Anda pilih. Sebaliknya ia justru mengambilkan kartu yang telah tercantum nominal harga. Kemudian menyelipkan di alas piring Anda. Kartu harga ini akan Anda bawa setelah makan ke meja kasir dan membayar dengan nominal tersebut. Harga makanan di Nasi Pedas Ibu Andika berkisar belasan sampai puluhan ribu rupiah, tergantung jenis lauk yang Anda pilih. Tentunya semakin banyak Anda memilih lauk daging maka harga akan lebih mahal. Nasi Pedas Ibu Andika memiliki tiga cabang yang terletak di Jalan Patih Jelantik, Jalan Raya Kuta, dan Jalan Blambangan. Untuk Anda yang ingin menjajal Nasi Pedas Ibu Andika yang sudah buka sejak 22 tahun lalu, Anda dapat menjajal kapan pun Anda suka. Sebab warungnya buka 24 jam.
Kelar makan kita lanjut ke pantai, cari pantai yg deket aja sekitaran kuta. and btw gw belom pernah ke sanur akhirnya kita coba jalan ke sanur. soalnya kuta udah rame banget pantainya...
Disana kita pengen nyeberang ke pulau sebelah tapi harganya lumayan mahal dan sayang soalnya kita masih pengen keliling keliling dulu. akhirnya kita ngejar sunset aja di bali.
sedikit mendung ya guys...
tapi sore dikit agak panas juga sih btw haha.
Balik dari sanur kita mampir ke krisna oleh oleh khas bali. disana oleh olehnya luamayn lengkap dan harga bervariasi. kita bisa pilih beberapa jenis oleh-oleh mulai dari makanan hingga baju dan pernak pernik.
Yah di bali ga lama sih emang, sebenrnya lebih ke arah nemenin si harry aja karena doi udah lama ga kesana.
malemnya kita jalan ke trip selanjutnya haha.. pasti pada kepo kan ?? keep watching guys.
Assalamualaikum....




Comments